Jumat, 09 Oktober 2015

Tugas 1 Psi & Teknologi Internet



E-Service
Definisi

Konsep E- Service merupakan suatu aplikasi terkemuka dengan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di daerah yang berbeda. Meskipun peneliti memiliki pengertian yang berbeda, namun mereka setuju bahwa teknologi memiliki peranan dalam memfasilitasi pengiriman suatu service.
Menurut Rowley (2006) layanan elektronik di definisikan sebagai: "... perbuatan, usaha atau pertunjukan yang pengirimannya di mediasi oleh teknologi informasi. Layanan elektronik tersebut meliputi unsur layanan e-tailing, dukungan pelanggan, dan pelayanan ". Definisi ini mencerminkan tiga komponen utama - penyedia layanan, penerima layanan dan saluran pelayanan (yaitu, teknologi). Misalnya, sebagai yang bersangkutan untuk layanan elektronik publik, badan publik adalah penyedia layanan dan warga negara serta bisnis penerima layanan. Saluran pelayanan adalah persyaratan ketiga dari layanan elektronik. Internet adalah saluran utama dari layanan elektronik pengiriman sementara saluran klasik lainnya juga dipertimbangkan.(misalnya telepon, call center, kios publik, telepon genggam, televisi).

Sosial, Budaya, Etika Impikasi E- Service
Efektivitas E- Service dapat dipengaruhi oleh pandangan publik tentang implikasi sosial dan budaya dari E- Technology dan E- Service.
·         Impacts on Individuals Right and Privacy
Sebagai perusahaan dan instansi pemerintah menggunakan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, dan membuat data yang dapat diakses pada individu, masalah privasi telah tumbuh. Beberapa perusahaan memantau pola penggunaan komputer karyawan mereka untuk menilai kinerja individu atau kelompok kerja. Kemajuan teknologi juga mempermudah untuk bisnis, pemerintah dan individu lain untuk mendapatkan banyak informasi tentang seseorang tanpa sepengetahuan mereka. Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa akses ke berbagai informasi dapat berbahaya dalam instansi pemerintah politik korup.
·         Impact on Jobs and Workplaces
Pada hari-hari awal komputer, ilmuwan manajemen diantisipasi bahwa komputer akan menggantikan pengambil keputusan manusia. Namun, meskipun kemajuan teknologi yang signifikan, prediksi ini tidak lagi menjadi perhatian utama. Pada waktu saat ini, salah satu masalah yang terkait dengan penggunaan komputer dalam organisasi (termasuk pemerintah) adalah risiko kesehatan - seperti cedera yang berhubungan dengan bekerja terus menerus pada keyboard komputer. Instansi pemerintah diharapkan untuk bekerja dengan kelompok-kelompok pengawas untuk menghindari masalah ini.
·         Potential Impacts on Society
Meskipun beberapa manfaat ekonomi TIK untuk individu, ada bukti bahwa melek komputer dan akses kesenjangan antara kaya dan si miskin dapat meningkat. Pendidikan dan akses informasi yang lebih dari sebelumnya kunci untuk kemakmuran ekonomi, namun akses oleh individu di berbagai negara tidak sama - kesenjangan sosial ini telah menjadi dikenal sebagai kesenjangan digital.
·         Impact on Social Interaction
Kemajuan dalam TIK dan e-Teknologi solusi telah memungkinkan banyak fungsi pemerintah untuk menjadi otomatis dan informasi yang akan dibuat tersedia secara online. Ini menjadi perhatian bagi mereka yang menempatkan nilai tinggi pada interaksi sosial.
·         Information Security
Kemajuan teknologi memungkinkan instansi pemerintah untuk mengumpulkan, menyimpan dan membuat data yang tersedia online untuk individu dan organisasi. Warga dan bisnis berharap akan diizinkan untuk mengakses data dalam cara yang fleksibel (setiap saat dan dari setiap lokasi). Memenuhi harapan ini datang pada harga untuk instansi pemerintah mana menyangkut informasi pengelolaan - lebih khusus lagi, kemudahan akses; integritas data dan akurasi; perencanaan kapasitas untuk memastikan pengiriman tepat waktu data remote (mungkin mobile) situs; dan mengelola keamanan informasi perusahaan dan masyarakat.


Contoh Kasus Penyelenggaraan E-Service
 Pelaksanaan e-service di Kabupaten Kutai Timur
Kabupaten Kutai Timur melalui program SMS Gemilang (Gerbang Menuju Informasi Langsung) di nomor 0811558846, telah melakukan sebuah terobosan layanan publik berbasis teknologi informasi (TI) yang bertujuan untuk memberikan layanan publik pemerintah mudah, cepat dan murah. Dengan adanya program SMS Gemilang tersebut, khususnya masyarakat Kutim, kini bisa mendapatkan informasi persyaratan perizinan dan pelayanan publik sehingga mereka tidak perlu datang ke kantor kecamatan atau kantor badan sistem informasi pemerintah kabupaten (Basimpekab). Diharapkan pula, program ini pun (SMS Gemilang) bisa membantu para pengambil kebijakan saat menerapkan pelayanan publik dan pengelolaan pemerintah.
Pelaksanaan e-service di Kabupaten Serang
Kabupaten Serang melalui Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2007 tentang Administrasi Kependudukan menyelenggarakan e-service kependudukan. Melalui website Dinas Kependudukan, masyarakat Kabupaten Serang mendapatkan informasi mengenai persyaratan administrasi kependudukan dan persyaratan untuk mendapatkan administrasi kependudukan tersebut. Salah satunya bentuk administrasi kependudukan adalah kepemilikan Akta Kelahiran. Melalaui web tersebut Pemerintah Kabupaten Serang menginformasikan kepada masyarakat kegiatan pembuatan akta kelahiran gratis pada beberapa kecamatan termasuk biaya retribusi pembuatan administrasi kependudukan.
Pelayanan online yang disediakan melalui website Dinas Kependudukan Kabupaten Serang baru sebatas kemudahan dalam mendapatkan formulir pembuatan Akta-akta kependudukan, seperti formulir pelaporan kelahiran dan formulir pembuatan Akta Kelahiran. Sementara untuk mendapatkan formulir administrasi kependudukan yang lain seperti keterangan pindah, kartu identitas penduduk musiman masih harus datang langsung ke kantor dinas. Diharapkan dengan adanya e-government pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, lebih baik dan lebih murah.

  Manfaat / Keuntungan E- Service
·         Ada sejumlah manfaat untuk E-Service, beberapa di antaranya:
·         Mengakses basis pelanggan yang lebih besar
·         Memperluas jangkauan pasar
·         Menurunkan penghalang masuk ke pasar baru dan biaya mendapatkan pelanggan baru
·         Alternatif saluran komunikasi ke pelanggan
·         Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan
·         Meningkatkan citra perusahaan
·         Mendapatkan keunggulan kompetitif
·         Potensi peningkatan pengetahuan pelanggan

Faktor Biaya E- Service
Beberapa faktor biaya utama (Lu, 2001):
·         Beban menyiapkan aplikasi.
·         Koneksi internet.
·         Hardware / software.
·         Masalah keamanan.    
·         Masalah hukum.
·         Pelatihan.
·         Perubahan teknologi yang cepat

Kelemahan E- Service dalam perkembangan dunia
Beberapa tantangan E- Service seperti yang diidentifikasikan oleh Sheth dan Sharma (2007):
·         Rendahnya penetrasi ICT terutama di negara- negara berkembang.
·         Di beberapa negara berkembang, akses internet terbatas dan kecepatan juga terbatas. Dalam kasus ini perusahaan dan pelanggan akan terus menggunakan platform tradisional.
·         Penipuan di ruang internet yang diperkirakan sekitar USD 2.8 Milyar.
·         Kemungkinan penipuan akan terus mengurangi pemanfaatan internet.
·         Privasi karena munculnya berbagai jenis spyware dan security holes.
·         Ada kekhawatiran bahwa transaksi yang konsumen lakukan memiliki keterbatasan privasi. Misalnya dengan diam- diam mengikuti aktivitas online, perusahaan dapat mengembangkan deskripsi yang cukup akurat dari profil pelanggan. Kemungkinan pelanggaran privasi akan mengurangi pemanfaatan internet.
·         Karakteristik mengganggu layanan sebagai pelanggan tidak ingin dihubungi dengan penyedia layanan setiap saat.
Sebagai contoh, perusahaan dapat menghubungi orang melalui perangkat mobile setiap saat dan di setiap tempat.


Selasa, 17 Maret 2015

Tugas pertemuan pertama softskill (KREATIVITAS)


Produk Kreatif Perempuan Indonesia Mampu Bersaing di MEA 2015

JAKARTA - Indonesia tengah gencar menggalakkan ekonomi kreatif sebagai salah satu pondasi ekonomi nasional. Bagi kaum perempuan Indonesia, ini adalah peluang strategis untuk semakin berperan dalam kancah perekonomian, tidak hanya untuk lingkup nasional tetapi juga dalam menghadapi globalisasi atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.
“Tentunya produk kreatif dari perempuan ini menjadi nawacipta kaninet kerja. Kita sadari Indonesia memang kaya kreatifitas yang menjadi peluang kita untuk mengembangkan ketahanan sosial dalam menghadapi globalisasi dan MEA 2015,” ucap Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga saat pembukaan Katumbiri Expo 2014 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (10/12).
Ia menambahkan, Katumbiri ini juga menunjukan peran kaum perempuan untuk membangun perekonomian nasional. Dirinya menilai Katumbiri dapat memberikan gambaran manusia Indonesia dalam nalarnya untuk terus berkaya guna mendapat nilai tambah. “Melalui pameran ini potensi perempuan sangat luar biasa dan dapat bersaing di dunia global.
Saya mengapresiasi Kementerian Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) dalam mendorong budaya dan kreatifitas perempuan,” ujar Puspayogo. Sementera itu, Menteri PP dan PA Yohana Susana Yembise yang diwakili Sekretaris Menteri Sri Danti Anwar menambahkan, upaya mengenalkan dan menyampaikan informasi mengenai kesetaraan gender tidak harus disampaikan secara formil.
Sarana pameran bisa menjadi salah satu alternatif yang baik dalam menyampaikan informasi mengenai kesetaraan gender, dan hal-hal yang terkait dengannya. “Hal itulah yang tergambar dalam Katumbiri Expo 2014 sebagai salah satu rangkaian dari Peringatan Hari Ibu ke-86 Tahun 2014,” ungkap dia.
Menurutnya, Katumbiri Expo 2014 yang berlangung pada tanggal 10-14 Desember 2014 ini bertujuan untuk menggambarkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, mewujudkan upaya kemandirian dan kepribadian bangsa Indonesia sekaligus membangun serta mengembangkan jejaring kerja di berbagai kegiatan ekonomi kreatif berbasis warisan budaya, kearifan lokal dan kekayaan intelektual Indonesia.
“Event pameran ini menampilkan karya kreatif dari perempuan dan laki-laki asal pelosok Nusantara, sebagai bagian untuk memotret upaya mewujudkan antara perempuan dan laki-laki, khususnya di bidang ekonomi,” kata Danti. Pameran ini diikuti oleh para pengrajin, pemerhati, pengusaha, akademisi, dan lembaga keuangan yang dapat menunjukkan berbagai produk dari industri rumahan yang berkualitas untuk menjadi unggulan dan memiliki potensi ekspor.
Selain tiu, pameran ini diharapkan juga menjadi pembuka akses bagi perempuan kreatif untuk mendapatkan berbagai informasi, perkembangan pasar dan ikut berperan dalam pembangunan. “Pameran juga menjadi ajang peningkatan jejaring dan kreativitas para perempuan pelaku usaha di seluruh pelosok tanah air,” jelas Danti.




1.      Anak laki-laki menunjukan kreativitas yang lebih besar daripada anak perempuan terutama setelah berlalunya masa anak-anak?
JAWABAN:
Ya,anak laki-laki lebih kreatif dari anak perempuan, karena biasanya dalam sebuah peristiwa atau kondisi tertentu misalnya dalam sebuah permasalahan atau permainan anak laki-laki mayoritas lebih aktif dari anak perempuan, walaupun anak perempuan ada yang lebih kreatif lebih dominan anak laki-laki. Dalam menghadapi sesuatu yang mendesak biasanya anak perempuan lebih mudah panik dari anak laki-laki sehingga anak laki-laki lebih cepat menemukan solusi untuk masalah tersebut.


















KREATIVITAS

Kreativitas = kebutuhan akan perwujudan diri. Pada dasarnya setiap orang dilahirkan di dunia dengan memiliki potensi kreatif. Kreativitas dpt diidentifikasi dan dipupuk melalui pendidikan yang tepat kreativitas diperoleh dari pengetahuan atau pengalaman hidup. Pengetahuan yang selama ini diperoleh.

DEFINISI OPERASIONAL KREATIVITAS

“Kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan originalitas dalam berfikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkayam memperinci) suatu gagasan”. (Munandar 2009).
Kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif (kadang disebut dengan pikiran divergen) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari kreativitas adalah tindakan membuat sesuatu yang baru .

Clark
berdasarkan hasil berbagai penelitian tentang spesialisasi belahan otak,mengemukakan : “Kretivitas merupakan ekspresi tertinggi keterbakatan dan sifatnya terintegrasikan, yaitu sintesa dari semua fungsi dasar manusia yaitu : berfikir, merasa, menginderakan dan intuisi (basic function of thingking, feelings, sensing and intuiting)” (Jung 1961, Clark 1986).

a. Teori Freud

Freud menjelaskan proses kretif dari mekanisme pertahanan (defence mechanism). Freud percaya bahwa meskipun kebanyakan mekanisme pertahanan menghambat tindakan kreatif, mekanisme sublimasi justru merupakan penyebab utama kreativitas karena kebutuhan seksual tidak dapat dipenuhi, maka terjadi sublimasi dan merupakan awal imajinasi.

b.Teori Ernest Kris
Ernest Kris (1900-1957) menekankan bahwa mekanisme pertahanan regresi seiring memunculkan tindakan kreatif.Orang yang kreatif menurut teori ini adalah mereka yang paling mampu “memanggil” bahan dari alam pikiran tidak sadar.Seorang yang kreatif tidak mengalami hambatan untuk bisa “seperti anak” dalam pemikirannya. Mereka dapat  mempertahankan  “sikap bermain” mengenai masala-masalah serius dalam kehidupannya. Dengan demikian mereka mampu malihat masalah-masalah dengan cara yang segar dan inovatif, mereka melakukan regresi demi bertahannya ego (Regression in The Survive of The Ego)
c. Teori Carl Jung

Carl Jung (1875-1967) percaya bahwa alam ketidaksadaran (ketidaksadaran kolektif) memainkan peranan yang amat penting dalam pemunculan kreativitas tingkat tinggi. Dari ketidaksadaran kolektif ini timbil penemuan, teori, seni dan karya-karya baru lainnya.

a. Teori Maslow
Abraham Maslow (1908-1970) berpendapat manusia mempunyai naluri-naluri dasar yang menjadi nyata sebagai kebutuhan.
Kebutuhan tersebut adalah:
1.      Kebutuhan fisik/biologis
2.      Kebutuhan akan rasa aman
3.      Kebutuhan akan rasa dimiliki (sense of belonging) dan cinta
4.      Kebutuhan akan penghagaan dan harga diri
5.      Kebutuhan aktualisasi / perwujudan diri
Kebutuhan-kebutuhan tersebut mempunyai urutan hierarki. Keempat Kebutuhan pertama disebut kebutuhan “deficiency”. Kedua Kebutuhan berikutnya (aktualisasi diri dan estetik atau transendentasi) disebut kebutuhan “being”. Proses perwujudan diri erat kaitannya dengan kreativitas. Bila  bebas dari neurosis, orang yang mewujudkan dirinya mampu memusatkan dirinya pada yang hakiki. Mereka mencapai “peak experience” saat mendapat kilasan ilham (flash of insight).

b. Teori Rogers
Carl Rogers (1902-1987) tiga kondisi internal dari pribadi yang kreatif, yaitu:
1.      Keterbukaan terhadap pengalaman
2.      Kemampuan untuk menilai situasi patokan pribadi seseorang (internal locus of evaluation)
3.      Kemampuan untuk bereksperimen, untuk “bermain” dengan konsep-konsep.

Teori Cziksentmihalyi
Ciri pertama yang memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah Predisposisi genetis (genetic predispotition). Contoh seorang yang system sensorisnya peka terhadap warna lebih mudah menjadi pelukis, peka terhadap nada lebih mudah menjadi pemusik.
 - Minat pada usia dini pada ranah tertentu
Minat menyebabkan seseorang terlibat secara mendalam terhadap ranah tertentu, sehingga mencapai kemahiran dan keunggulan kreativitas.
- Akses terhadap suatu bidang
Adanya sarana dan prasarana serta adanya pembina/mentor dalam bidang yang diminati   sangat membantu pengembangan bakat.







DAFTAR PUSTAKA




Senin, 01 Desember 2014

BENCANA BANJIR



BANJIR

A.   Pembahasan
Banjir adalah salah satu bencana yang setiap tahun pasti melanda setiap kawasan di Indonesia akhir-akhir ini ,Bencana ini biasanya datang saat musim dingin tiba (wilayah Eropa ),musim hujan tiba (wilayah Indonesia). Banjir telah banyak menelan korban jiwa yang sangat banyak ,banjir bukan hanya merendam rumah warga tapi banjir juga membawa wabah penyakit karena air yang dibawa banjir tersebut merupakan air kotor . Memang bencana ini merupakan salah satu bencana yang parah , tapi seharusnya kita tidak perlu begitu paniknya menghadapi bencana ini ,Karena bencana ini dapat kita pelajari penyebabnya ,solusi bagaimana cara penaggulangannya ,dan penyikapan diri kita akan bagaimana cara menghadapi bencana tersebut.
Sebuah banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Pengarahan banjir Uni Eropa mengartikan banjir sebagai perendaman sementara oleh air pada daratan yang biasanya tidak terendam air. Dalam arti "air mengalir", kata ini juga dapat berarti masuknya pasang laut. Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau menjebol bendungan sehingga air keluar dari batasan alaminya.
Ukuran danau atau badan air terus berubah-ubah sesuai perubahan curah hujan dan pencairan salju musiman, namun banjir yang terjadi tidak besar kecuali jika air mencapai daerah manusia seperti desa, kota, dan permukiman lain.
Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami. Meski kerusakan akibat banjir dapat dihindari dengan pindah menjauh dari sungai dan badan air yang lain, orang-orang menetap dan bekerja dekat air untuk mencari nafkah dan memanfaatkan biaya murah serta perjalanan dan perdagangan yang lancar dekat perairan. Manusia terus menetap di wilayah rawan banjir adalah bukti bahwa nilai menetap dekat air lebih besar dari pada biaya kerusakan akibat banjir periodik.


B.   Jenis dan Penyebab

  1. Sungai
Ø  Lama: Endapan dari hujan atau pencairan salju cepat melebihi kapasitas saluran sungai. Diakibatkan hujan deras monsun, hurikan dan depresi tropis, angin luar dan hujan panas yang mempengaruhi salju. Rintangan drainase tidak terduga seperti tanah longsores, atau puing-puing dapat mengakibatkan banjir perlahan di sebelah hulu rintangan.
Ø  Cepat: Termasuk banjir bandang akibat curah hujan konvektif (badai petir besar) atau pelepasan mendadak endapan hulu yang terbentuk di belakang bendungantanah longsor, atau gletser.
  1. Muara
Ø  Biasanya diakibatkan oleh penggabungan pasang laut yang diakibatkan angin badai. Banjir badai akibat siklon tropis atau siklon ekstratropis masuk dalam kategori ini.

  1. Pantai
Ø  Diakibatkan badai laut besar atau bencana lain seperti tsunami atau hurikan). Banjir badai akibat siklon tropis atau siklon ekstratropis masuk dalam kategori ini.

  1. Malapetaka
Ø  Diakibatkan oleh peristiwa mendadak seperti jebolnya bendungan atau bencana lain seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi).

  1. Manusia
Ø  Kerusakan tak disengaja oleh pekerja terowongan atau pipa.
Ø  Pengelolaan tata ruang yang salah. Hal ini menyebabkan air tidak mudah terserap atau lambat mengalirnya, sehingga debit air cepat meningkat atau lebih banyak yang tertahan dari pada yang tersalurkan ataupun yang terserap.

  1. Lumpur

Ø  Banjir lumpur terjadi melalui penumpukan endapan di tanah pertanian. Sedimen kemudian terpisah dari endapan dan terangkut sebagai materi tetap atau penumpukan dasar sungai. Endapan lumpur mudah diketahui ketika mulai mencapai daerah berpenghuni. Banjir lumpur adalah proses lembah bukit, dan tidak sama dengan aliran lumpur yang diakibatkan pergerakan massal.

  1. Lainnya[
Ø  Banjir dapat terjadi ketika air meluap di permukaan kedap air (misalnya akibat hujan) dan tidak dapat terserap dengan cepat (orientasi lemah atau penguapan rendah).
Ø  Rangkaian badai yang bergerak ke daerah yang sama.
Ø  Berang-berang pembangun bendungan dapat membanjiri wilayah perkotaan dan pedesaan rendah, umumnya mengakibatkan kerusakan besar.







  1. Menyikapi Bencana dan Penderitaan

Bencana dan pendaritaan adalah bagian yang tak mungkin terpisahkan dari kehidupan manusia,sangat mustahil jika ada seorang manusia yang tidak prnah mengalami penderitaan. Penderitaan dan kata derita. Kata derita berasal dari kata bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau bathin, atau lahir bathin.
Yang termasuk penderitaan itu ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain – lain.Dalam mengahadapi suatu bencana dan penderitaan ada baiknya manusia berfikir positif. Berpikir positif merupakan suatu cara berpikir yang lebih menekankan pada hal-hal yang positif, baik terhadap diri sendiri, orang lain maupun situasi yang dihadapi. Setiap pikiran positif akan melihat setiap kesulitan dengan cara yang gambling dan polos serta tidak mudah terpengaruh sehingga menjadi putus asa oleh berbagai tantangan ataupun hambatan yang di hadapi.
 Individu yang berpikir positif selalu di dasarkan fakta bahwa setiap masalah pasti ada pemecahan dan suatu pemecahan yang tepat selalu melalui proses intelektual yang sehat.
Membentuk sikap positif terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan akan membuat seseorang melihat keadaan tersebut secara rasional, tidak mudah putus asa ataupun menghindar dari keadaan tersebut, tetapi justru akan mencari jalan keluarnya.
Berpikir positif berkaitan dengan perhatian positif (positive attention) dan juga perkataan yang positif (positive vernalization). Kita juga harus selalu yakin bahwa setiap penderitaan yang kita alami datang dari Tuhan Y.M.E. dengan hidup lebih berserah diri dan yakin akan kebesaran tuhan ,segala derita yang kita pikul juga bisa lebih terasa ringan.


  1. Solusi menghindari bencana dan penderitaan

Sebenarnya suatu bencana dan penderitaan tidak dapat kita hindari, karena hal-hal tersebut sudah diatur dalam suratan takdir manusia. Namun dalam konteks lain ada usaha-usaha yang bisa dilakukan manusia untuk terjadinya bencana. Hal tersebut dapt saya katakan karena jika kita lihat dengan baik,benyak bencana-bencana yang terjadi diakibatkan oleh ulah manusia itu sendiri,seperti bencana banjir yang sesungguhnya dikerenakan sampah dan kurangnya daerah resapan air. Sampah yang menggunung jelas ulah manusia. Jika saja menusia tdak membuang sampah sembarangan dan memiliki pengetahuan lebih tentang daur ulang sampah maka tidak akan tejadi tumpukan sampah dimana-mana
.
Senada dengan sampah,kurangnya daenrah resapan air juga dikarenakan ulah manusia yang menebang poon secara liar,sedikit demi sedikit hutan di indonesia akan habis karena terus menerus ditebang demi kepentingan beberapa orang bertanga jiahil.Karena itu solusi paling tepat untuk menghindari bencana adalah memulaiya dari kesadaran dalam diri masing-masing individu untuk behenti melakukan tindaan-tindakan yang mampu memacu terjadinya suatu bencana yang pada akhirnya menyebabkan penderitaan. Sebaiknya cara yang paling tepat atau solusi yang paling tepat adalah tetap waspada saat mendekati musim musim mendekati bencana ,misalnya musim hujan . Kita harus tetap bersiaga dan selalu berdoa.


  1. Sikap kita mengenai bencana dan penderitaan

Sebagai warga indonesia jelas saya begitu miris melihat bencana yang terus terjadi di Negara kita tercinta ini. Namun seperti yang saya utarakan sebelumnya,bahwa banyak penyebab bencana itu datang dari manusia yang hanya mementingkan diri sendiri.
Bencana alam sebagai peristiwa atau rangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam,manusia, dan atau oleh keduanya dan menyebabkan korban manusia, penderitaan, kerugian,kerusakan sarana dan prasarana lingkungan dan ekosistemnya serta menimbulkan gangguanterhadap tata kehidupan dan penghidupan masyarakat. Penanggulangan Bencana Alam yangdilakukan saat ini masih menyimpan beberapa masalah antara lain sebagai berikut:
  • Kelambatan dalam mengantisipasi tanggap darurat bencana;
  • Kurangnya koordinasi dalam perencanaan dan pelaksanaan dalam pemulihan pasca bencana;
  • Kerangka kerja kelembagaan lebih fokus pada pelaksanaan tanggap darurat bencana disbanding pemulihan pasca bencana serta pendanaan yang lebih ditekankan pada tanggap daruratbencana.
  • Pemahaman atas pengurangan resiko bencana juga masih terlihat jelas akan kurangnya pemahaman dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana dan resiko bencana.
  • Lemahnya kinerja kelembagaan dalam pelaksanaan pengurangan resiko bencana, kurangnya perencanaan dan pelaksanaan dalam pengurangan resiko bencana serta kurang terpadunya rencana penataan ruang dengan pengurangan resiko bencana.
  • Ketidak pahaman masyarakat dalam memberikan bantuan terhadap para korban, mengakibatkan masyarakat yang menjadi korban bencana alam sangat bergantung pada upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah.
  • Belum terpenuhinya pelayanan standar minimum yang disyaratkan oleh piagam kemanusia terkait dengan pemberian bantuan terhadap korban bencana, sehingga sering ditemui korban bencana terkesan tidak dipenuhi akan haknya terhadap kehidupan yang bermartabat.